sepak bola / futsal kelas 10.7

    BASKET




1. Identitas :

Nama Guru : Novi Andry Yansyah, S.Pd., Gr

Mata Pelajaran : Penjaskes

Hari/ Tanggal : Senin/ 7 September 2026

Kelas : X.E.7

Materi : PERMAINAN SEPAK BOLA 



2. Tujuan Pembelajaran :

a. Murid mampu Menjelaskan sejarah, peraturan dasar; pasing ,dribling, shooting; memberikan koreksi umpan balik antarteman.

b. Murid mampu Mempraktikkan dribbling (zig-zag);  shoot; mengaplikasikannya dalam game .

c. Murid mampu Mengintegrasikan teknik dasar ; menerapkan strategi tim dan kolaborasi dalam permainan modifikasi; melakukan refleksi performa dan sportivitas.


3. Ayat Al Qur’an yang berkaitan dengan materi pelajaran :

“oleh Imam Muslim dalam Shahih Muslim (Kitab Al-Qadr, No. 2664):

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «الْمُؤْمِنُ الْقَوِيُّ، خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللهِ مِنَ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيفِ، وَفِي كُلٍّ خَيْرٌ اِحْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ، وَاسْتَعِنْ بِاللهِ وَلَا تَعْجِزْ...»

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda: "Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada Mukmin yang lemah, namun pada masing-masingnya ada kebaikan. Bersungguh-sungguhlah demi hal yang bermanfaat bagimu, mintalah pertolongan kepada Allah, dan janganlah kamu merasa lemah..." (HR. Muslim).


Kaitan dengan materi :

Ayat ini menjelaskan bahwa kekuatan fisik yang kita latih melalui permainan sepak bola hari ini bukan sekadar mengejar nilai atau kemenangan, melainkan ikhtiar kita untuk menjadi hamba yang tangguh secara jasmani dan mental demi beribadah kepada Allah. Ketika kalian melatih otot kaki dan , niatkan ini sebagai ibadah menjaga amanah tubuh yang sehat.


4. Materi Pembelajaran :

Assalamu'alaikum wr wb

Anak-anak BAPAK yang sholeh sholeha selamat pagi semuanya. Semoga kalian semua selalu dalam keadaan sehat dan dalam lindungan Allah. aamiin.


  

Assalamualaikum Wr. Wb
Selamat pagi semua anak - anak bapak semua, bagaimana kabar nya hari ini?
semoga selalu sehat dan tetap jaga kesehatan kalian semua yah...dan selalu berdoa juga semoga kita bisa kembali berjumpa di sekolah tercinta kita aamiin,,
Silahkan kalian baca materi di bawah ini
Materi permainan sepak bola
Pengertian Sepak Bola Lengkap (Sejarah, Teknik, Lapangan, Lama Permainan Sepak Bola)!
pengertian, jumpa Lagi bersama bapak Novi Andry Yansyah,S.Pd,Gr bapak akan sedikit menjelaskan tentang pengertian sepak bola . Siapa yang tak kenal dengan permainan yang satu ini, pasti teman kenalnya bukan? Langsung saja ya simak 
Pengertian Sepak Bola
Sepak bola adalah cabang olahraga yang menggunakan bola yang dibuat dari bahan kulit dan dimainkan oleh dua tim yang masing-masing beranggotakan 11 (sebelas) orang pemain inti dan beberapa pemain cadangan.
Sepak Bola dari dua kata yaitu “Sepak” dan “Bola”. Sepak bola menendang (menggunakan kaki) sedangkan "bola" adalah alat permainan yang berbentuk bulat berbahan karet, kulit atau sejenisnya. Dalam permainan sepak bola, sebuah bola disepak atau tendang oleh para pemain kian kemari.
Tujuan dari permainan sepak bola adalah memasukan bola ke gawang lawan. Tim yang berhasil mencetak gol paling banyak pada akhir pertandingan menjadi pemenangnya.
Sejarah Singkat Sepak Bola
Permainan sepakbola sudah dimulai sejak masa Dinasti Han, yaitu pada abad ke-2 dan ke-3 sebelum masehi di Tiongkok. Pada masa tersebut, masyarakat menggiring bola kulit lalu menendangnya ke jaring kecil. Permainan yang sama juga populer di Jepang dengan sebutan Kemari.
Permainan sepak bola modern juga dikembangkan dan digemari di Inggris. Karena dalam beberapa perlombaan terjadi banyak maka pada 1365 Raja Edward III mengalihkan olahraga ini dimainkan. Larang ini mendapat dukungan dari Raja James I, Skotlandia.
Perkembangan besar terjadi pada tahun 1815, permainan sepakbola terkenal di lingkungan sekolah dan universitas. Namun titik balik kelahiran sepak bola modern terjadi pada tahun 1863. Saat ini 11 sekolah dan klub menyetujui di Freemason Tavern untuk merumuskan aturan baku permainan sepakbola. Bersamaan dengan itu, terjadi perubahan yang jelas antara olahraga rugby dengan sepak bola.
Dan pada tahun yang sama, diselesaikan 26 Oktober 1863 didirikanlah organisasi sepakbola pertama di Inggris yang bernama Football Association (FA).
Sejak saat itu permainan bola terus berkembang dari segi peraturan. Berikut ini penting dalam permainan sepakbola hingga saat ini:
Federasi sepakbola dunia, FIFA, didirikan pada tanggal 21 Mei 1904 di Paris.
1900 - Sepakbola pertama kalinya diadakan di Olimpiade.
1930 - Piala dunia pertama kali diadakan di Uruguay dengan pemenangnya adalah sang tuan rumah.
1954 - Formasi WM (mirip formasi false nine 4-3-3 Spanyol) pertama kali populer.
1974 - Sepakbola modern gaya total sepakbola diperkenalkan Belanda di Piala Dunia 74.
1982 - Kontestan piala dunia bertambah dari 16 ke 24 tim
1984 - Olimpiade pertama kali memperbolehkan pemain pro tampil.
1991 - Piala dunia sepakbola putri pertama kali diadakan.
1998 - Kontestan piala dunia bertambah lagi dari 24 ke 32 tim
2002 - Turnamen sepakbola pertama diadakan di dua negara (Jepang-Korea)
2014 - Sepakbola meluncurkan jeda timeout di Piala Dunia 2014 Brasil
2016 - Penggunaan pertama kali digunakan di Euro 2016.
2017 - Sepakbola menggunakan teknologi analisis video untuk setiap momen penting yang rawan kontroversi di Piala Konfederasi 2017.
Pemain Sepak Bola
Dalam satu regu pemain sepakbola pemain 11 orang. Sebagai tugas dari setiap pemain.
1 orang penjaga gawang adalah satu-satunya pemain dalam tim yang bisa menggunakan tangan untuk melepaskan bola menuju gawang dari serangan tim lawan.
2-4 orang pemain bertahan (kembali) memiliki tugas utama untuk melawan dan menutup pergerakan tim lawan.
2-5 orang pemain tengah (gelandang / playmaker) Tugas utama dari pemain tengah adalah permainan tempo sedang dan menjadi penyokong peran bek dan striker dalam tim.
 1-3 orang penyerang (striker) memiliki tugas utama untuk memenangkan gol ke gawang lawan.
Ada pula pemain sayap yang bisa dimainkan di sisi kanan atau kiri lapangan.
Kapten tim yang menentukan siapa saja yang dipilih di antara para pemain yang terpilih sebagai ketua dan mengoordinasi para pemain agar bisa bermain di tim lapangan.
Ukuran Lapangan Sepak Bola
Ukuran lapangan yang digunakan untuk pertandingan internasional dewasa, memiliki panjang yang dipertandingkan antara 100-120 meter dan lebar 65-75 meter. Di bagian tengah kedua ujung lapangan, terdiri dari daerah gawang yang terdiri dari empat persegi dengan lebar 7,32 meter dan tinggi 2,44 meter.
Di bagian depan dari gawang terdapat area penalti yang berjarak 16,5 meter dari gawang. Area ini merupakan batas kiper yang berhak menentukan bola dengan tangan dan menentukan kapan saja ditentukan yang menerima hadiah penalti.
Lama Permainan
Lama permainan sepak bola normal adalah 2 × 45 menit, ditambah istirahat selama 15 menit di antara babak kedua.
Teknik Dasar Permainan Sepak Bola
1. Teknik menendang bola
Teknik menendang bola yaitu teknik menggerakkan atau mendorong bola menggunakan kaki. Teknik menendang bola untuk menjadi 3 bagian, yaitu sebagai berikut.
2. Teknik menendang bola menggunakan kaki bagian dalam.
Berikut ini langkah-langkah untuk menendang bola menggunakan bagian dalam, yaitu sebagai berikut.
Berdiri dengan sikap melangkah, satu kaki di depan dan kaki lainnya di belakang, kaki yang di depan di samping bola dan di samping sebagai kaki tumpu.
Badan berdiri agak tegak, mengangkat kaki belakang sebagai kaki yang digunakan untuk menendang bola dengan posis kaki diangkat ke arah luar.
Selanjutnya tendang bola dengan kaki bagian dalam, untuk lebih jelasnya

3. Teknik menendang bola menggunakan kaki bagian luar
Berikut ini teknik menendang bola menggunakan bagian luar sebagai berikut.
Berdiri dengan sikap melangkah, satu kaki di depan dan kaki lainnya di belakang, kaki yang di depan di samping bola dan di samping sebagai kaki tumpu.
Badan berdiri agak tegak, mengangkat kaki belakang sebagai kaki yang digunakan untuk menendang bola dengan posisi melompat kaki dibuka ke arah dalam.
Selanjutnya tentang bola dengan sentuhan kaki bagian luar, untuk lebih jelaskan gambar berikut:

4. Teknik menendang bola menggunakan kaki bagian punggung
Berikut ini teknik menendang bola menggunakan kai bagian belakang adalah sebagai berikut.
Sikap badan dibelakang bola dan agak condong ke depan, salah satu kaki didepan sebagai kaki tumpu dan menghadap ke sasaran dengan lutut sedikit ditekuk.
Kaki tendang berada di belakang bola dengan punggung kaki menghadap bola, lalu ayunka ke depan sehingga mengenai bola tepat pada punggung kaki, sedangkan perkenaan terhadap bola berada ditengah-tengah.
Selanjutnya gerakan kaki mengikuti arah lepasnya bola, untuk lebih jelas perhatikan gambar berikut:

5. Teknik Menghentikan Bola
Teknik menghentikan bola yaitu sikap dan gerakan untuk menahan atau menghentikan bola yang datang ke arah kita. Berikut ini beberapa macam teknik menghentikan bola yakni :
Teknik menghentikan bola menggunakan kaki bagian dalam.
Teknik menghentikan bola menggunakan kaki bagian luar.
Teknik menghentikan bola menggunakan kaki bagian punggung.
Teknik menghentikan bola menggunakan kaki bagian telapak/sol sepatu.
Teknik menghentikan bola menggunakan kaki bagian paha.
Teknik menghentikan bola menggunakan dada dan perut.
6. Teknik Menggiring Bola
Menggiring bola adalah mendorong bola atau menentang bola ke depan secara pelan dengan variasi ke samping sambil berlari sehingga bola bergulir di tanah dan tetap dalam penguasaan pemain.
Teknik menggiring bola dapat dilakukan dengan menggunakan kaki bagian dalam, kaki bagian luar, dan kaki bagian punggung baik menggunakan kaki kanan, kaki kiri, atau kaki kanan dan kiri secara bergantian.
7. Teknik Menyundul Bola
Menyundul bola yaitu gerakan mendorong bola menggunakan kepala khususnya bagian dahi, gerakan ini dilakukan jika bola berada di udara atau melayang. Berikut ini contoh gambar pemaian sedang melakukan menyundul bola.

vidionya silahakan di cek di 








5. Asesmen

1. Berdasarkan Hadis Muslim yang dipelajari di awal kelas, jelaskan korelasi nyata antara usaha meningkatkan kebugaran jasmani dalam bola basket dengan pembentukan karakter "Mukmin yang kuat"!

2. Tuliskan minimal 2 contoh tindakan nyata di atas lapangan yang mencerminkan prinsip fair play ketika tim Anda berada dalam posisi tertinggal skor!


Demikian materi pelajaran hari ini, untuk penjelasan lebih detail akan bapak sampaikan saat pembelajaran dikelas. Semoga semua materi dapat dipahami dengan baik dan dapat bermanfaat untuk kalian.


Wassalamu’alaikum Wr. Wb.


6. Refleksi

Komentar

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  4. Isnani Naurah Afifah 10.7 hadir pak

    BalasHapus
  5. erladiqta syahnaz 10.7

    Korelasi Usaha Meningkatkan Kebugaran Jasmani (Bola Basket) dengan Karakter "Mukmin yang Kuat"
    Hadis Riwayat Muslim menyebutkan: “Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada Mukmin yang lemah.”
    Korelasinya dengan latihan kebugaran jasmani dalam bola basket:
    Kekuatan Fisik dan Mental: Latihan kebugaran fisik (seperti daya tahan, kecepatan, dan kelincahan) dalam permainan bola basket membentuk fisik yang tangguh dan tidak mudah lelah. Hal ini mencerminkan sosok Mukmin yang siap, tangkas, dan tidak lemas dalam menjalankan aktivitas sehari-hari maupun ibadah.
    Kedisiplinan dan Kegigihan: Melatih kebugaran butuh proses bertahap dan konsistensi. Proses ini membina karakter pantang menyerah (pantang putus asa), disiplin, serta memiliki ketahanan mental—ciri khas Mukmin yang kuat secara fisik sekaligus spiritual.
    2. Contoh Tindakan Nyata Fair Play Saat Posisi Tertinggal Skor
    Tetap Bermain Jujur Tanpa Melakukan Intentional Foul yang Berbahaya: Menerima kekalahan sementara dengan tidak sengaja memukul, mencederai, atau memprovokasi lawan hanya karena emosi akibat tertinggal skor.
    Menghormati Keputusan Wasit: Tidak memprotes atau memicu keributan saat wasit memberikan keputusan yang tidak menguntungkan tim, serta tetap menjunjung tinggi sportifitas hingga peluit akhir berbunyi.
    Mengakui Keunggulan Lawan: Membantu pemain lawan yang terjatuh atau berjabat tangan/memberikan apresiasi kepada tim lawan atas permainan mereka yang baik.

    BalasHapus
  6. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  7. 1. korelasi nyatanya adalah latihan kebugaran jasmani dalam bola basket dapat membentuk karakter “mukmin yang kuat”, bukan hanya kuat secara fisik, tetapi juga mental dan disiplin.

    2. - tetap bermain jujur, tidak melakukan foul atau pelanggaran dengan sengaja hanya untuk menghentikan lawan.
    - tetap berusaha maksimal sampai pertandingan selesai, tanpa menyerah atau melakukan tindakan kasar karena tertinggal skor.

    BalasHapus
  8. KAISYAH AZ ZAHRA KELAS 10.7
    MENJAWAB PERTANYAAN DI ATAS :

    1. Usaha meningkatkan kebugaran jasmani melalui olahraga bola basket dapat membentuk karakter “Mukmin yang kuat” karena tubuh yang sehat dan kuat membantu kita lebih semangat dalam beribadah dan melakukan kebaikan. Selain itu, latihan basket mengajarkan disiplin, kerja keras, kesabaran, tanggung jawab, dan pantang menyerah. Hal tersebut sesuai dengan hadis Muslim tentang mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah.

    2. Contoh tindakan nyata yang mencerminkan prinsip fair play ketika tim tertinggal skor:

    - Tetap bermain dengan jujur dan tidak melakukan kecurangan atau sengaja mencederai lawan.
    - Tetap menghormati lawan dan wasit, serta menerima keputusan wasit dengan sportif.
    - Terus berusaha dan menyemangati anggota tim tanpa menyalahkan teman ketika melakukan kesalahan.

    BalasHapus
  9. Kanaya Aulia 10.7

    1.Hadis tentang Mukmin yang kuat mengajarkan bahwa kekuatan bukan hanya soal fisik, tetapi juga tentang keteguhan diri. Dalam bola basket, latihan kebugaran melatih disiplin, daya tahan, fokus, dan mental pantang menyerah. Kebiasaan tersebut dapat membentuk karakter Mukmin yang mampu menjaga diri, tetap tenang dalam tekanan, serta berusaha maksimal tanpa mudah menyerah.
    2.•Tetap bermain dengan sportif dan tidak sengaja melakukan pelanggaran hanya karena ingin mengejar ketertinggalan skor.
    •Menghargai lawan, mengakui permainan mereka yang baik, dan tetap berusaha mengejar kemenangan dengan kemampuan sendiri tanpa mencari keuntungan secara tidak jujur.

    BalasHapus
  10. Assyfa Rizquita x.7

    1.Korelasi kebugaran jasmani dengan “Mukmin yang kuat”:
    Latihan kebugaran dalam bola basket membuat tubuh menjadi sehat, kuat, dan disiplin. Hal ini sesuai dengan hadis Muslim tentang “Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada Mukmin yang lemah”. Kekuatan fisik juga dapat mendukung kekuatan mental dan semangat dalam beribadah serta menjalani kehidupan.

    2.Contoh fair play saat tertinggal skor:
    •Tetap bermain jujur dan tidak melakukan pelanggaran dengan sengaja.
    •Menghargai lawan dan keputusan wasit meskipun tidak menguntungkan tim.
    •Tetap sportif, tidak mengejek atau menyalahkan teman satu tim.

    BalasHapus
  11. 1. Basket melatih fisik dan mental supaya lebih kuat, disiplin, dan nggak gampang nyerah. Ini sesuai dengan sikap “Mukmin yang kuat.”
    2. Contohnya:

    •Tetap jujur dan nggak curang walau kalah skor.
    •Tetap menghargai lawan dan nggak nyalahin teman.

    BalasHapus
  12. NAMA filzah baina awfiyah X.7 hadirr pak
    1.korelasinya adalah Kekuatan Mental dan Disiplin (Ketangguhan): Proses meningkatkan kebugaran jasmani menuntut disiplin tinggi, konsistensi berlatih, dan kemampuan menembus batas rasa lelah. Karakter disiplin dan pantang menyerah yang terbentuk di lapangan basket ini sejalan dengan definisi "Mukmin yang kuat" secara mental—yaitu pribadi yang tangguh, tidak mudah putus asa, dan mandiri dalam menghadapi tantangan hidup.
    2.a.tetap jujur dalam permainan
    b.membantu pemain lawan yg terjatuh

    BalasHapus
  13. 1.Bola basket menuntut kebugaran jasmani yang terus ditingkatkan: daya tahan, kekuatan, kelincahan, kecepatan, dan ketangkasan. Semua itu dibangun melalui latihan rutin, disiplin, dan usaha sungguh-sungguh.
    - Tubuh yang bugar memungkinkan seorang mukmin menjalankan kewajiban agama dengan sempurna — sholat tepat waktu, puasa, menuntut ilmu, bekerja, dan bermanfaat bagi sesama tanpa terkendala kelemahan fisik.
    - Korelasi: Usaha meningkatkan kebugaran jasmani dalam bola basket adalah wujud nyata upaya menjadi "mukmin yang kuat" secara lahiriah, agar mampu beribadah dan beramal secara maksimal.
    2.
    1.tetap bermain jujur dan tidak melakukan kacurangan
    2.Tetap menghargai lawan dan tidak bersikap kasar

    BalasHapus
  14. nama : keyla azzalia salsabila
    kelas : X.7
    1. Hadis Muslim yang dipelajari menjelaskan bahwa mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah, meskipun keduanya memiliki kebaikan. Dalam bola basket, usaha meningkatkan kebugaran jasmani seperti latihan kekuatan, kecepatan, daya tahan, dan kelincahan dapat membentuk tubuh yang sehat.
    2.Contoh tindakan nyata yang mencerminkan fair play saat tim tertinggal skor:
    •Tetap bermain jujur dan sportif, tidak melakukan pelanggaran dengan sengaja atau berbuat curang untuk mengejar skor.
    •Tetap menghargai lawan dan keputusan wasit, serta tidak menyalahkan teman satu tim ketika melakukan kesalahan.
    •Terus berusaha dan bekerja sama dengan tim sampai pertandingan selesai tanpa menyerah.

    BalasHapus
  15. 1. Usaha meningkatkan kebugaran jasmani melalui bola basket dapat membentuk karakter “Mukmin yang kuat” karena olahraga melatih kekuatan, disiplin, kerja keras, dan pantang menyerah. Hal ini sesuai dengan hadis bahwa mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah.

    2. Contoh tindakan fair play saat tim tertinggal:

    * Tetap bermain jujur dan tidak melakukan kecurangan atau berkata kasar kepada lawan.
    * Menghormati keputusan wasit dan tetap menghargai lawan meskipun kalah.

    BalasHapus
  16. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  17. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  18. Nama: Isnani Naurah Afifah
    Kelas: X.7
    Jawaban:
    1. Korelasi Kebugaran Bola Basket & "Mukmin yang Kuat"
    Fisik: Latihan bola basket membentuk tubuh yang sehat dan bugar, sehingga seorang Mukmin lebih siap dan optimal dalam beribadah serta membantu sesama.
    Karakter: Olahraga ini melatih disiplin, kerja keras, dan kontrol emosi, yang membentuk mental Mukmin yang tangguh dan pantang menyerah.

    2. Contoh Fair Play Saat Tertinggal Skor
    Menghormati Wasit: Tetap menerima keputusan wasit dengan lapang dada tanpa protes berlebihan atau marah.
    Bermain Bersih: Tidak bermain curang atau sengaja mencederai lawan hanya demi mengejar poin.

    BalasHapus
  19. 1.Latihan kebugaran dalam bola basket melatih fisik agar kuat. Sesuai HR. Muslim, "Mukmin yang kuat" dicintai Allah karena dengan badan sehat kita jadi kuat ibadah, kuat mental pantang menyerah, dan kuat memberi manfaat untuk tim.

    2.1. Tidak melakukan foul kasar :
    Tetap bermain bersih dan tidak melukai lawan walau emosi.
    2.2. Jujur & saling support :
    Mengakui kesalahan sendiri dan tetap menyemangati teman, tidak menyalahkan.

    BalasHapus
  20. Nama : ahmad rizky
    Kelas :10.7

    1. Tetap mematuhi seluruh peraturan permainan dengan jujur dan tidak melakukan segala bentuk kecurangan maupun pelanggaran sengaja meskipun sedang tertinggal skor. Seluruh usaha untuk mengejar ketertinggalan dilakukan melalui kemampuan dan kerja sama tim yang baik, tetap bermain sekuat tenaga hingga pertandingan berakhir tanpa melanggar aturan demi meraih kemenangan dengan cara yang terhormat dan sportif.

    2. Tetap menghormati keputusan wasit serta bersikap sopan, santun, dan tidak kasar kepada lawan maupun rekan satu tim. Tidak melampiaskan kekesalan, tidak mencela, tidak menyalahkan satu sama lain, dan tetap mengakui keunggulan lawan dengan lapang dada sambil terus menjaga sikap yang baik dan sportif sampai peluit akhir dibunyikan.

    BalasHapus
  21. 1.Usaha meningkatkan kebugaran jasmani dalam bola basket berkaitan dengan pembentukan karakter “Mukmin yang kuat” karena tubuh yang sehat dan bugar membantu kita beraktivitas dengan baik. Selain kuat secara fisik, kita juga belajar disiplin, sabar, percaya diri, pantang menyerah, dan bertanggung jawab.

    2. Contoh tindakan yang mencerminkan prinsip fair play saat tim tertinggal skor:
    Tetap jujur dan sportif, tidak melakukan kecurangan atau menyalahkan teman.
    Tetap semangat dan berusaha mengejar ketertinggalan dengan bermain sesuai aturan.
    Menghargai lawan dan menerima hasil pertandingan dengan lapang dada.

    BalasHapus
  22. Nama: Nazwa Mubin A.
    Kelas:X.7
    Jawaban:
    1.usaha meningkatkan kebugaran jasmani melalui bola basket dapat membentuk seorang mukmin yang kuat karena melatih ketahanan, kedisiplinan, kerja keras, dan pantang menyerah. Kekuatan tersebut tidak hanya secara fisik, tetapi juga membangun mental yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan.

    2- tetap menghormati lawan dan wasit, serta menerima keputusan wasit dengan sportif.
    - terus berusaha dan menyemangati tim tanpa menyalahkan teman.

    BalasHapus
  23. nessya puspa aqilla 10.7

    1. Korelasi usaha meningkatkan kebugaran jasmani bola basket dengan pembentukan karakter "Mukmin yang kuat"
    Berdasarkan hadis Muslim: "Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah".

    • Berlatih bola basket berarti melatih kekuatan, ketahanan, kelincahan, dan daya tahan tubuh → membuat tubuh sehat dan bugar, sesuai makna "kuat" secara fisik.

    • Selain fisik, latihan juga melatih ketekunan, disiplin, pantang menyerah, tanggung jawab, dan kerjasama → membentuk jiwa yang kuat dan berkarakter mulia.

    • Jadi, menjaga dan meningkatkan kebugaran jasmani adalah wujud usaha menjadi mukmin yang kuat — kuat secara raga maupun batin, agar bisa beribadah dan beramal dengan lebih baik.

    2. 2 Contoh tindakan nyata fair play saat tertinggal skor:
    1. Tetap berjuang bermain dengan jujur, tidak melakukan pelanggaran curang, tidak menahan atau menyakiti lawan secara sengaja.
    2. Tetap menghargai keputusan wasit, tidak mengeluh atau marah, serta tetap bersikap sopan dan menghormati lawan meskipun sedang kalah.

    BalasHapus
  24. nama:alilatulbariza
    kelas:x7
    1. Kebugaran jasmani membantu meningkatkan stamina, kekuatan, dan kemampuan bermain. Sementara karakter “Mukmin yang kuat” dibentuk melalui disiplin, kerja keras, dan semangat pantang menyerah.


    2. Tetap bermain sportif dan tidak menyalahkan teman. Tetap menghormati lawan serta berusaha mengejar ketertinggalan dengan kerja sama tim.


    BalasHapus
  25. Irmamora Rusnadi 10.7
    1.Hadis Riwayat Muslim menyatakan bahwa mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah. Olahraga bola basket merupakan sarana nyata untuk membentuk karakter tersebut melalui aspek berikut:Kekuatan fisik meningkat
    Stamina terjaga untuk beribadah
    Kedisiplinan latihan terbentuk
    Mental tangguh pantang menyerah

    2.Saat posisi tim sedang tertinggal, nilai-nilai sportivitas harus tetap dijaga di atas lapangan melalui tindakan berikut:Mengakui pelanggaran secara jujur
    Menghormati setiap keputusan wasit
    Tidak bermain kasar pada lawan
    Tetap menjabat tangan setelah laga

    BalasHapus
  26. Alinda syahira X. 7
    1. Kebugaran jasmani membuat tubuh lebih kuat dan sehat. Latihan basket juga melatih disiplin, kerja keras, dan pantang menyerah sehingga mencerminkan karakter “Mukmin yang kuat”.
    2. Contoh tindakan fair play saat tertinggal:
    - Tetap bermain jujur dan tidak melakukan kecurangan.
    - Menghormati lawan dan keputusan wasit.
    - Tetap semangat dan tidak menyalahkan teman satu tim.

    BalasHapus
  27. 1. Berdasarkan Hadis Riwayat Muslim yang sangat populer di awal pembelajaran olahraga—yaitu hadis tentang Mukmin yang kuat—terdapat korelasi yang sangat erat antara usaha meningkatkan kebugaran jasmani dalam bola basket dengan pembentukan karakter tersebut.Rasulullah SAW bersabda:"Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada Mukmin yang lemah, dan pada masing-masing terdapat kebaikan..." (HR. Muslim).
    usaha meningkatkan kebugaran jasmani dalam bola basket bukan sekadar mengejar kemenangan atau bentuk tubuh yang ideal. Bagi seorang Muslim, latihan tersebut adalah bentuk ikhtiar nyata dan ibadah untuk memenuhi kriteria sebagai "Mukmin yang kuat" yang dicintai oleh Allah SWT, sehingga ia siap memikul tanggung jawab agama dan dunia dengan optimal.
    2. -Mengembalikan bola kepada lawan (Throw-in/Kick-off Sportif)Ketika tim lawan sengaja membuang bola keluar lapangan karena ada pemain tim Anda yang cedera, Anda segera -mengembalikan bola tersebut kepada mereka (melalui lemparan ke dalam atau tendangan) setelah pertandingan dimulai kembali. Meskipun tim Anda sedang mengejar waktu untuk menyamakan skor, Anda tidak memanfaatkan momen tersebut untuk merebut penguasaan bola secara tidak adil.Mengakui pelanggaran atau keputusan wasit tanpa mengulur waktuSaat Anda melakukan pelanggaran atau bola keluar akibat sentuhan Anda, Anda segera mengakuinya kepada wasit atau langsung memberikan bola kepada lawan tanpa melakukan protes berlebihan atau membuang-buang waktu. Fokus Anda tetap pada permainan yang bersih, bukan mencari keuntungan lewat drama atau konfrontasi dengan pengadil lapangan.

    BalasHapus
  28. nama: muhammad hibban fadhilah
    kelas : X.E.7


    1.meningkatan kebugaran jasmani
    dalam bola basket berkorelasi nyata dengan pembentukan karakter Mukmin yang kuat karena fisik yang prima dapat mengoptimalkan stamina untuk beribadah dan bekerja, sementara kedisiplinan latihannya membentuk mental yang tangguh dan pantang menyerah.

    2.contoh tindakan fair play ketika tim sedang tertinggal skor:

    • tetap bermain jujur dan tidak melakukan kecurangan atau sengaja mencederai lawan.

    • tetap menghargai lawan dan menerima keputusan wasit dengan baik.

    BalasHapus
  29. Berdasarkan Hadis Riwayat Muslim yang sangat populer di awal pembelajaran olahraga—yaitu hadis tentang Mukmin yang kuat—terdapat korelasi yang sangat erat antara usaha meningkatkan kebugaran jasmani dalam bola basket dengan pembentukan karakter tersebut.Rasulullah SAW bersabda:"Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada Mukmin yang lemah, dan pada masing-masing terdapat kebaikan..." (HR. Muslim).
    usaha meningkatkan kebugaran jasmani dalam bola basket bukan sekadar mengejar kemenangan atau bentuk tubuh yang ideal. Bagi seorang Muslim, latihan tersebut adalah bentuk ikhtiar nyata dan ibadah untuk memenuhi kriteria sebagai "Mukmin yang kuat" yang dicintai oleh Allah SWT, sehingga ia siap memikul tanggung jawab agama dan dunia dengan optimal.
    2. -Mengembalikan bola kepada lawan (Throw-in/Kick-off Sportif)Ketika tim lawan sengaja membuang bola keluar lapangan karena ada pemain tim Anda yang cedera, Anda segera -mengembalikan bola tersebut kepada mereka (melalui lemparan ke dalam atau tendangan) setelah pertandingan dimulai kembali. Meskipun tim Anda sedang mengejar waktu untuk menyamakan skor, Anda tidak memanfaatkan momen tersebut untuk merebut penguasaan bola secara tidak adil.Mengakui pelanggaran atau keputusan wasit tanpa mengulur waktuSaat Anda melakukan pelanggaran atau bola keluar akibat sentuhan Anda, Anda segera mengakuinya kepada wasit atau langsung memberikan bola kepada lawan tanpa melakukan protes berlebihan atau membuang-buang waktu. Fokus Anda tetap pada permainan yang bersih, bukan mencari keuntungan lewat drama atau konfrontasi dengan pengadil lapangan.

    BalasHapus
  30. 1. Berdasarkan Hadis Muslim yang dipelajari di awal kelas, jelaskan korelasi nyata antara usaha meningkatkan kebugaran jasmani dalam bola basket dengan pembentukan karakter "Mukmin yang kuat"!

    Korelasi kebugaran jasmani dengan “Mukmin yang kuat”
    Usaha meningkatkan kebugaran jasmani melalui bola basket melatih tubuh agar sehat, kuat, dan bugar. Selain itu, latihan basket juga membentuk karakter seperti disiplin, kerja keras, pantang menyerah, dan tanggung jawab. Hal ini sesuai dengan hadis Muslim tentang “Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada Mukmin yang lemah”. Jadi, kekuatan fisik dapat menjadi sarana untuk membentuk mukmin yang lebih kuat secara fisik maupun mental.

    2. Tuliskan minimal 2 contoh tindakan nyata di atas lapangan yang mencerminkan prinsip fair play ketika tim Anda berada dalam posisi tertinggal skor!

    • Tetap bermain dengan jujur dan sportif, tanpa melakukan pelanggaran dengan sengaja atau mencederai lawan.
    •Tetap bekerja sama dan memberi semangat kepada teman satu tim meskipun sedang kalah.

    BalasHapus
  31. Muhammad rafael pratama
    Berdasarkan Hadis Muslim yang dipelajari di awal kelas, jelaskan korelasi nyata antara usaha meningkatkan kebugaran jasmani dalam bola basket dengan pembentukan karakter "Mukmin yang kuat"!

    Korelasi kebugaran jasmani dengan “Mukmin yang kuat”
    Usaha meningkatkan kebugaran jasmani melalui bola basket melatih tubuh agar sehat, kuat, dan bugar. Selain itu, latihan basket juga membentuk karakter seperti disiplin, kerja keras, pantang menyerah, dan tanggung jawab. Hal ini sesuai dengan hadis Muslim tentang “Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada Mukmin yang lemah”. Jadi, kekuatan fisik dapat menjadi sarana untuk membentuk mukmin yang lebih kuat secara fisik maupun mental.

    2. Tuliskan minimal 2 contoh tindakan nyata di atas lapangan yang mencerminkan prinsip fair play ketika tim Anda berada dalam posisi tertinggal skor!

    • Tetap bermain dengan jujur dan sportif, tanpa melakukan pelanggaran dengan sengaja atau mencederai lawan.
    •Tetap bekerja sama dan memberi semangat kepada teman satu tim meskipun sedang kalah.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nama Guru : Novi Andry Yansyah Mapel : Penjaskes Kelas : 11 IPS 3 K.D : 3.7 Menganalisa sistematika latihan ( pemanasan, inti latihan, pendinginan ) dalam aktivitas gerak berirama . Tujuan : Siswa dapat Menganalisa sistematika latihan ( pemanasan, inti latihan, pendinginan ) dalam aktivitas gerak berirama

Soal latihan untuk menghadapi sts kelas 10.1

GURU : Novi Andry Yansyah S.Pd MAPEL : Penjaskes KELAS : 12 IPS 2 MATERI : penyerangan dan pertahanan permainan voli