kelas x.6

SEPAK BOLA 




1. Identitas :

Nama Guru : Novi Andry Yansyah, S.Pd., Gr

Mata Pelajaran : Penjaskes

Hari/ Tanggal : Selasa/ 8 September 2026

Kelas : X.E.6

Materi : PERMAINAN SEPAK BOLA 



2. Tujuan Pembelajaran :

a. Murid mampu Menjelaskan sejarah, peraturan dasar; pasing ,dribling, shooting; memberikan koreksi umpan balik antarteman.

b. Murid mampu Mempraktikkan dribbling (zig-zag);  shoot; mengaplikasikannya dalam game .

c. Murid mampu Mengintegrasikan teknik dasar ; menerapkan strategi tim dan kolaborasi dalam permainan modifikasi; melakukan refleksi performa dan sportivitas.


3. Ayat Al Qur’an yang berkaitan dengan materi pelajaran :

“oleh Imam Muslim dalam Shahih Muslim (Kitab Al-Qadr, No. 2664):

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «الْمُؤْمِنُ الْقَوِيُّ، خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللهِ مِنَ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيفِ، وَفِي كُلٍّ خَيْرٌ اِحْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ، وَاسْتَعِنْ بِاللهِ وَلَا تَعْجِزْ...»

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda: "Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada Mukmin yang lemah, namun pada masing-masingnya ada kebaikan. Bersungguh-sungguhlah demi hal yang bermanfaat bagimu, mintalah pertolongan kepada Allah, dan janganlah kamu merasa lemah..." (HR. Muslim).


Kaitan dengan materi :

Ayat ini menjelaskan bahwa kekuatan fisik yang kita latih melalui permainan sepak bola hari ini bukan sekadar mengejar nilai atau kemenangan, melainkan ikhtiar kita untuk menjadi hamba yang tangguh secara jasmani dan mental demi beribadah kepada Allah. Ketika kalian melatih otot kaki dan , niatkan ini sebagai ibadah menjaga amanah tubuh yang sehat.


4. Materi Pembelajaran :

Assalamu'alaikum wr wb

Anak-anak BAPAK yang sholeh sholeha selamat pagi semuanya. Semoga kalian semua selalu dalam keadaan sehat dan dalam lindungan Allah. aamiin.


  

Assalamualaikum Wr. Wb
Selamat pagi semua anak - anak bapak semua, bagaimana kabar nya hari ini?
semoga selalu sehat dan tetap jaga kesehatan kalian semua yah...dan selalu berdoa juga semoga kita bisa kembali berjumpa di sekolah tercinta kita aamiin,,
Silahkan kalian baca materi di bawah ini
Materi permainan sepak bola
Pengertian Sepak Bola Lengkap (Sejarah, Teknik, Lapangan, Lama Permainan Sepak Bola)!
pengertian, jumpa Lagi bersama bapak Novi Andry Yansyah,S.Pd,Gr bapak akan sedikit menjelaskan tentang pengertian sepak bola . Siapa yang tak kenal dengan permainan yang satu ini, pasti teman kenalnya bukan? Langsung saja ya simak 
Pengertian Sepak Bola
Sepak bola adalah cabang olahraga yang menggunakan bola yang dibuat dari bahan kulit dan dimainkan oleh dua tim yang masing-masing beranggotakan 11 (sebelas) orang pemain inti dan beberapa pemain cadangan.
Sepak Bola dari dua kata yaitu “Sepak” dan “Bola”. Sepak bola menendang (menggunakan kaki) sedangkan "bola" adalah alat permainan yang berbentuk bulat berbahan karet, kulit atau sejenisnya. Dalam permainan sepak bola, sebuah bola disepak atau tendang oleh para pemain kian kemari.
Tujuan dari permainan sepak bola adalah memasukan bola ke gawang lawan. Tim yang berhasil mencetak gol paling banyak pada akhir pertandingan menjadi pemenangnya.
Sejarah Singkat Sepak Bola
Permainan sepakbola sudah dimulai sejak masa Dinasti Han, yaitu pada abad ke-2 dan ke-3 sebelum masehi di Tiongkok. Pada masa tersebut, masyarakat menggiring bola kulit lalu menendangnya ke jaring kecil. Permainan yang sama juga populer di Jepang dengan sebutan Kemari.
Permainan sepak bola modern juga dikembangkan dan digemari di Inggris. Karena dalam beberapa perlombaan terjadi banyak maka pada 1365 Raja Edward III mengalihkan olahraga ini dimainkan. Larang ini mendapat dukungan dari Raja James I, Skotlandia.
Perkembangan besar terjadi pada tahun 1815, permainan sepakbola terkenal di lingkungan sekolah dan universitas. Namun titik balik kelahiran sepak bola modern terjadi pada tahun 1863. Saat ini 11 sekolah dan klub menyetujui di Freemason Tavern untuk merumuskan aturan baku permainan sepakbola. Bersamaan dengan itu, terjadi perubahan yang jelas antara olahraga rugby dengan sepak bola.
Dan pada tahun yang sama, diselesaikan 26 Oktober 1863 didirikanlah organisasi sepakbola pertama di Inggris yang bernama Football Association (FA).
Sejak saat itu permainan bola terus berkembang dari segi peraturan. Berikut ini penting dalam permainan sepakbola hingga saat ini:
Federasi sepakbola dunia, FIFA, didirikan pada tanggal 21 Mei 1904 di Paris.
1900 - Sepakbola pertama kalinya diadakan di Olimpiade.
1930 - Piala dunia pertama kali diadakan di Uruguay dengan pemenangnya adalah sang tuan rumah.
1954 - Formasi WM (mirip formasi false nine 4-3-3 Spanyol) pertama kali populer.
1974 - Sepakbola modern gaya total sepakbola diperkenalkan Belanda di Piala Dunia 74.
1982 - Kontestan piala dunia bertambah dari 16 ke 24 tim
1984 - Olimpiade pertama kali memperbolehkan pemain pro tampil.
1991 - Piala dunia sepakbola putri pertama kali diadakan.
1998 - Kontestan piala dunia bertambah lagi dari 24 ke 32 tim
2002 - Turnamen sepakbola pertama diadakan di dua negara (Jepang-Korea)
2014 - Sepakbola meluncurkan jeda timeout di Piala Dunia 2014 Brasil
2016 - Penggunaan pertama kali digunakan di Euro 2016.
2017 - Sepakbola menggunakan teknologi analisis video untuk setiap momen penting yang rawan kontroversi di Piala Konfederasi 2017.
Pemain Sepak Bola
Dalam satu regu pemain sepakbola pemain 11 orang. Sebagai tugas dari setiap pemain.
1 orang penjaga gawang adalah satu-satunya pemain dalam tim yang bisa menggunakan tangan untuk melepaskan bola menuju gawang dari serangan tim lawan.
2-4 orang pemain bertahan (kembali) memiliki tugas utama untuk melawan dan menutup pergerakan tim lawan.
2-5 orang pemain tengah (gelandang / playmaker) Tugas utama dari pemain tengah adalah permainan tempo sedang dan menjadi penyokong peran bek dan striker dalam tim.
 1-3 orang penyerang (striker) memiliki tugas utama untuk memenangkan gol ke gawang lawan.
Ada pula pemain sayap yang bisa dimainkan di sisi kanan atau kiri lapangan.
Kapten tim yang menentukan siapa saja yang dipilih di antara para pemain yang terpilih sebagai ketua dan mengoordinasi para pemain agar bisa bermain di tim lapangan.
Ukuran Lapangan Sepak Bola
Ukuran lapangan yang digunakan untuk pertandingan internasional dewasa, memiliki panjang yang dipertandingkan antara 100-120 meter dan lebar 65-75 meter. Di bagian tengah kedua ujung lapangan, terdiri dari daerah gawang yang terdiri dari empat persegi dengan lebar 7,32 meter dan tinggi 2,44 meter.
Di bagian depan dari gawang terdapat area penalti yang berjarak 16,5 meter dari gawang. Area ini merupakan batas kiper yang berhak menentukan bola dengan tangan dan menentukan kapan saja ditentukan yang menerima hadiah penalti.
Lama Permainan
Lama permainan sepak bola normal adalah 2 × 45 menit, ditambah istirahat selama 15 menit di antara babak kedua.
Teknik Dasar Permainan Sepak Bola
1. Teknik menendang bola
Teknik menendang bola yaitu teknik menggerakkan atau mendorong bola menggunakan kaki. Teknik menendang bola untuk menjadi 3 bagian, yaitu sebagai berikut.
2. Teknik menendang bola menggunakan kaki bagian dalam.
Berikut ini langkah-langkah untuk menendang bola menggunakan bagian dalam, yaitu sebagai berikut.
Berdiri dengan sikap melangkah, satu kaki di depan dan kaki lainnya di belakang, kaki yang di depan di samping bola dan di samping sebagai kaki tumpu.
Badan berdiri agak tegak, mengangkat kaki belakang sebagai kaki yang digunakan untuk menendang bola dengan posis kaki diangkat ke arah luar.
Selanjutnya tendang bola dengan kaki bagian dalam, untuk lebih jelasnya

3. Teknik menendang bola menggunakan kaki bagian luar
Berikut ini teknik menendang bola menggunakan bagian luar sebagai berikut.
Berdiri dengan sikap melangkah, satu kaki di depan dan kaki lainnya di belakang, kaki yang di depan di samping bola dan di samping sebagai kaki tumpu.
Badan berdiri agak tegak, mengangkat kaki belakang sebagai kaki yang digunakan untuk menendang bola dengan posisi melompat kaki dibuka ke arah dalam.
Selanjutnya tentang bola dengan sentuhan kaki bagian luar, untuk lebih jelaskan gambar berikut:

4. Teknik menendang bola menggunakan kaki bagian punggung
Berikut ini teknik menendang bola menggunakan kai bagian belakang adalah sebagai berikut.
Sikap badan dibelakang bola dan agak condong ke depan, salah satu kaki didepan sebagai kaki tumpu dan menghadap ke sasaran dengan lutut sedikit ditekuk.
Kaki tendang berada di belakang bola dengan punggung kaki menghadap bola, lalu ayunka ke depan sehingga mengenai bola tepat pada punggung kaki, sedangkan perkenaan terhadap bola berada ditengah-tengah.
Selanjutnya gerakan kaki mengikuti arah lepasnya bola, untuk lebih jelas perhatikan gambar berikut:

5. Teknik Menghentikan Bola
Teknik menghentikan bola yaitu sikap dan gerakan untuk menahan atau menghentikan bola yang datang ke arah kita. Berikut ini beberapa macam teknik menghentikan bola yakni :
Teknik menghentikan bola menggunakan kaki bagian dalam.
Teknik menghentikan bola menggunakan kaki bagian luar.
Teknik menghentikan bola menggunakan kaki bagian punggung.
Teknik menghentikan bola menggunakan kaki bagian telapak/sol sepatu.
Teknik menghentikan bola menggunakan kaki bagian paha.
Teknik menghentikan bola menggunakan dada dan perut.
6. Teknik Menggiring Bola
Menggiring bola adalah mendorong bola atau menentang bola ke depan secara pelan dengan variasi ke samping sambil berlari sehingga bola bergulir di tanah dan tetap dalam penguasaan pemain.
Teknik menggiring bola dapat dilakukan dengan menggunakan kaki bagian dalam, kaki bagian luar, dan kaki bagian punggung baik menggunakan kaki kanan, kaki kiri, atau kaki kanan dan kiri secara bergantian.
7. Teknik Menyundul Bola
Menyundul bola yaitu gerakan mendorong bola menggunakan kepala khususnya bagian dahi, gerakan ini dilakukan jika bola berada di udara atau melayang. Berikut ini contoh gambar pemaian sedang melakukan menyundul bola.

vidionya silahakan di cek di 








5. Asesmen

1. Berdasarkan Hadis Muslim yang dipelajari di awal kelas, jelaskan korelasi nyata antara usaha meningkatkan kebugaran jasmani dalam sepak bola dengan pembentukan karakter "Mukmin yang kuat"!

2. Tuliskan minimal 2 contoh tindakan nyata di atas lapangan yang mencerminkan prinsip fair play ketika tim Anda berada dalam posisi tertinggal skor dalam permainan sepak bola 


Demikian materi pelajaran hari ini, untuk penjelasan lebih detail akan bapak sampaikan saat pembelajaran dikelas. Semoga semua materi dapat dipahami dengan baik dan dapat bermanfaat untuk kalian.


Wassalamu’alaikum Wr. Wb.


6. Refleksi

Komentar

  1. Balasan
    1. Korelasi Kebugaran Jasmani dalam Sepak Bola dengan Karakter "Mukmin yang Kuat"Berdasarkan hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda: "Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada Mukmin yang lemah, dan pada keduanya ada kebaikan..."Korelasi nyata antara usaha meningkatkan kebugaran jasmani dalam sepak bola dengan pembentukan karakter tersebut meliputi:Optimalisasi Potensi Fisik untuk Ibadah dan Kebaikan: Sepak bola menuntut daya tahan (endurance), kekuatan (strength), dan kelincahan (agility). Berlatih keras untuk meningkatkan aspek-aspek ini adalah bentuk ikhtiar menjaga amanah tubuh. Fisik yang bugar dan tangguh membuat seorang Muslim lebih siap dan bertenaga dalam menjalankan ibadah (seperti shalat dan puasa) serta membantu sesama.Pembentukan Mental Pantang Menyerah (Etos Kerja): Menjaga kebugaran jasmani membutuhkan disiplin tinggi, konsistensi, dan ketahanan terhadap rasa lelah. Karakter disiplin yang terbangun di lapangan ini membentuk mental Mukmin yang kuat secara psikologis—tidak mudah menyerah saat menghadapi ujian hidup dan selalu bersungguh-sungguh dalam mengejar hal yang bermanfaat ("Bersungguh-sungguhlah dalam hal yang bermanfaat bagimu dan janganlah menjadi lemah").2. Contoh Tindakan Nyata Fair Play Saat Posisi Tertinggal SkorKetika tim sedang tertinggal, tekanan mental untuk menang sering kali memicu rasa frustrasi. Menjaga fair play dalam kondisi ini adalah ujian karakter yang sesungguhnya. Berikut adalah 2 contoh tindakannya:Mengembalikan bola ke tim lawan (Respect/Sportsmanship): Jika wasit menghentikan pertandingan karena ada pemain lawan yang cedera saat tim Anda sedang menguasai bola, Anda segera memberikan bola kembali kepada kiper atau pemain lawan setelah pertandingan dimulai lagi (drop ball), alih-alih memanfaatkan momentum tersebut untuk terus menyerang demi mengejar ketertinggalan.Menerima keputusan wasit tanpa protes berlebihan (Self-Control): Ketika wasit memberikan keputusan yang merugikan tim Anda (misalnya pelanggaran atau offside yang membatalkan gol), Anda tetap menghormati keputusan tersebut dengan tidak melakukan protes keras, memaki, atau mengulur-ulur waktu, melainkan langsung fokus kembali ke permainan demi menjaga efisiensi waktu yang tersisa.

      Hapus
  2. hadir pak
    Usaha meningkatkan kebugaran jasmani dalam sepak bola berkaitan dengan pembentukan karakter “Mukmin yang kuat” karena tubuh yang sehat dan bugar membuat seseorang lebih kuat dalam menjalankan aktivitas serta beribadah. Selain itu, latihan sepak bola dapat melatih disiplin, kerja keras, tanggung jawab, kesabaran, dan pantang menyerah
    2.Tetap bermain dengan jujur dan sportif, tidak melakukan kecurangan atau sengaja mencederai lawan.
    Menghormati keputusan wasit dan menerima hasil pertandingan dengan lapang dada.
    Tetap menyemangati dan bekerja sama dengan anggota tim meskipun sedang tertinggal.

    BalasHapus
  3. Nofitry litezya X.6 (hadir)

    Jawab1 :
    Hadis Muslim berbunyi: _"Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah"_
    Korelasinya adalah: Dengan meningkatkan kebugaran jasmani melalui latihan sepak bola, tubuh kita menjadi sehat, kuat, dan tidak mudah sakit. Tubuh yang kuat akan memudahkan kita beribadah dengan khusyuk, membantu orang lain, dan berjuang di jalan Allah. Dalam sepak bola, kebugaran jasmani membuat kita bisa bermain maksimal, disiplin, pantang menyerah, dan memiliki mental juara. Jadi, menjaga kebugaran jasmani lewat olahraga seperti sepak bola adalah salah satu cara membentuk karakter "Mukmin yang kuat" secara fisik dan mental.


    Jawab2 :
    1. Tidak melakukan pelanggaran sengaja / tidak bermain kasar
    Meskipun tertinggal skor dan emosi, tetap bermain dengan sportif, tidak menendang, menarik baju, atau menyikut lawan dengan sengaja.
    2. Mengakui bola keluar dan tidak berbohong kepada wasit
    Contohnya: ketika bola menyentuh tangan kita dan wasit tidak melihat, kita jujur mengakuinya. Atau saat bola keluar, kita tidak pura-pura bahwa itu lemparan untuk tim kita.

    BalasHapus
  4. 1. Korelasi Antara Kebugaran Jasmani dalam Sepak Bola dan Karakter "Mukmin yang Kuat"Berdasarkan Hadis Riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda: "Orang mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada orang mukmin yang lemah..."Korelasi nyata antara usaha meningkatkan kebugaran jasmani dalam sepak bola dengan pembentukan karakter "Mukmin yang kuat" meliputi beberapa poin berikut:Kekuatan Fisik untuk Ibadah dan Kebaikan: Sepak bola memerlukan daya tahan, kekuatan, dan kelincahan. Latihan kebugaran jasmani yang rutin akan membentuk tubuh yang sehat dan tangguh. Fisik yang kuat ini merupakan sarana bagi seorang Muslim agar bisa beribadah dengan optimal, bekerja, dan membantu sesama tanpa mudah lelah.Pembentukan Pola Pikir Pantang Menyerah: Menjaga kebugaran jasmani membutuhkan disiplin tinggi, kerja keras, dan konsistensi. Karakter disiplin dan tangguh yang terbangun di lapangan ini sejalan dengan profil mukmin yang kuat mentalnya, tidak mudah putus asa, dan selalu optimis dalam menghadapi ujian hidup.Kesehatan sebagai Bentuk Syukur: Menjaga kebugaran tubuh melalui olahraga adalah bentuk nyata dalam menjaga amanah fisik yang diberikan oleh Allah SWT.2. Contoh Tindakan Nyata Fair Play saat Posisi Skor TertinggalKetika tim sedang tertinggal dalam permainan sepak bola, emosi dan tekanan biasanya meningkat. Berikut adalah contoh tindakan nyata yang mencerminkan prinsip fair play:Membantu pemain lawan yang cedera: Tetap menendang bola keluar lapangan (throw-in/fair play) atau menghentikan permainan saat ada pemain lawan yang terjatuh atau mengalami cedera serius, meskipun tim kita sedang mengejar ketertinggalan waktu.Menerima keputusan wasit dengan lapang dada: Tidak melakukan protes berlebihan, tidak mengulur waktu secara sengaja, dan tidak melakukan pelanggaran keras (foul) yang disengaja akibat frustrasi karena tertinggal skor.

    BalasHapus

  5. Muhammad bahrian fajri . X. 6 hadir
    Jawab1 :
    Hadis Muslim berbunyi: _"Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah"_
    Korelasinya adalah: Dengan meningkatkan kebugaran jasmani melalui latihan sepak bola, tubuh kita menjadi sehat, kuat, dan tidak mudah sakit. Tubuh yang kuat akan memudahkan kita beribadah dengan khusyuk, membantu orang lain, dan berjuang di jalan Allah. Dalam sepak bola, kebugaran jasmani membuat kita bisa bermain maksimal, disiplin, pantang menyerah, dan memiliki mental juara. Jadi, menjaga kebugaran jasmani lewat olahraga seperti sepak bola adalah salah satu cara membentuk karakter "Mukmin yang kuat" secara fisik dan mental.


    Jawab2 :
    1. Tidak melakukan pelanggaran sengaja / tidak bermain kasar
    Meskipun tertinggal skor dan emosi, tetap bermain dengan sportif, tidak menendang, menarik baju, atau menyikut lawan dengan sengaja.
    2. Mengakui bola keluar dan tidak berbohong kepada wasit
    Contohnya: ketika bola menyentuh tangan kita dan wasit tidak melihat, kita jujur mengakuinya. Atau saat bola keluar, kita tidak pura-pura bahwa itu lemparan

    BalasHapus
  6. 1“oleh Imam Muslim dalam Shahih Muslim (Kitab Al-Qadr, No. 2664):

    عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «الْمُؤْمِنُ الْقَوِيُّ، خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللهِ مِنَ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيفِ، وَفِي كُلٍّ خَيْرٌ اِحْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ، وَاسْتَعِنْ بِاللهِ وَلَا تَعْجِزْ...»

    Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda: "Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada Mukmin yang lemah, namun pada masing-masingnya ada kebaikan. Bersungguh-sungguhlah demi hal yang bermanfaat bagimu, mintalah pertolongan kepada Allah, dan janganlah kamu merasa lemah..." (HR. Muslim).



    Kaitan dengan materi :

    Ayat ini menjelaskan bahwa kekuatan fisik yang kita latih melalui permainan sepak bola hari ini bukan sekadar mengejar nilai atau kemenangan, melainkan ikhtiar kita untuk menjadi hamba yang tangguh secara jasmani dan mental demi beribadah kepada Allah. Ketika kalian melatih otot kaki dan , niatkan ini sebagai ibadah menjaga amanah tubuh yang sehat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1. Tidak melakukan pelanggaran kasar / sengaja menjatuhkan lawan.
      2. Tidak protes berlebihan ke wasit dan tetap semangat kompak sama tim

      Intinya fair play Menang kalah itu biasa, tapi sportif itu wajib.

      Hapus
  7. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  8. Tirzha diransyah X.6
    1.usaha meningkatkan kebugaran jasmani dalam sepak bola dapat membentuk karakter “Mukmin yang kuat” karena tubuh yang sehat dan kuat membantu seseorang menjalankan aktivitas dengan lebih baik. latihan secara rutin juga mengajarkan disiplin, kerja keras, tanggung jawab, kesabaran, dan pantang menyerah, yang merupakan sikap positif seorang mukmin. jadi,kekuatan fisik dapat berjalan bersama dengan kekuatan mental dan iman.

    2. Contoh tindakan fair play saat tim tertinggal skor:

    * Tetap menghormati lawan dan wasit serta tidak melakukan tindakan kasar atau curang.
    * Tetap semangat dan bekerja sama dengan teman satu tim tanpa menyalahkan pemain lain.
    * Mengakui jika melakukan pelanggaran atau bola keluar, meskipun keputusan tersebut merugikan tim.
    * Tidak melakukan provokasi kepada lawan dan tetap menerima hasil pertandingan dengan sportif.

    BalasHapus
  9. hadir pak
    rozi alfaro x.6
    1. Korelasi Hadis "Mukmin yang Kuat" dengan Kebugaran Jasmani dalam Sepak Bola

    Hadis Riwayat Muslim menyebutkan bahwa "Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah, meski pada keduanya ada kebaikan."

    Korelasinya dengan sepak bola:

    Kekuatan fisik sebagai sarana ibadah Sepak bola melatih daya tahan, kecepatan, dan stamina. Tubuh yang kuat dan bugar memudahkan seseorang menjalankan kewajiban lain seperti shalat, puasa, bekerja, dan berjuang di jalan kebaikan tanpa mudah lelah atau sakit.
    Kekuatan bukan hanya fisik, tapi juga mental dan spiritual Dalam sepak bola, pemain dilatih untuk pantang menyerah, disiplin latihan, dan mengendalikan emosi saat tertekan. Ini sejalan dengan makna "kuat" dalam hadis yang mencakup kekuatan iman, tekad (himmah), dan kesabaran.
    Usaha (mujahadah) yang bernilai ibadah Latihan fisik yang dilakukan dengan niat menjaga amanah tubuh (jasad adalah titipan Allah) termasuk bentuk ikhtiar yang bernilai pahala, bukan sekadar aktivitas duniawi.
    Larangan bermalas malasan Hadis ini menolak sikap pasrah tanpa usaha ("meski pada keduanya ada kebaikan" tetap menegaskan yang kuat lebih dicintai). Maka berlatih sepak bola secara rutin adalah wujud nyata menolak kelemahan dan memilih menjadi pribadi yang produktif dan bermanfaat bagi diri sendiri maupun tim.



    2. Contoh Tindakan Fair Play Saat Tim Tertinggal Skor

    1. Tidak melakukan kecurangan atau kekerasan untuk mengejar skor misalnya tetap bermain sesuai aturan, tidak sengaja melanggar keras lawan (sliding tackle berbahaya) atau melakukan diving (pura-pura dilanggar) hanya demi mendapatkan penalti/free kick meski tim sedang tertekan mengejar ketertinggalan.

    2. Menghentikan permainan jika ada pemain lawan cedera, meskipun tim sedang tertinggal dan situasi serangan sedang menguntungkan menunjukkan bahwa nilai kemanusiaan dan sportivitas lebih diutamakan daripada sekadar mengejar hasil pertandingan.

    BalasHapus
  10. rasya nabila alya tasya 10.6 hadir

    1. berdasarkan hadis muslim, menjadi mukmin yang kuat tidak hanya berarti memiliki iman yang kuat, tetapi juga menjaga kesehatan dan kekuatan tubuh. dalam sepak bola, meningkatkan kebugaran jasmani dilakukan melalui latihan yang teratur, disiplin, dan sungguh-sungguh. dari kebiasaan tersebut, seseorang dapat membentuk karakter seperti pantang menyerah, percaya diri, sabar, dan bertanggung jawab. oleh karena itu, olahraga sepak bola dapat menjadi salah satu cara untuk membentuk pribadi yang kuat secara fisik dan mental.


    2. contoh tindakan fair play ketika tim sedang tertinggal skor:

    tetap bermain sesuai aturan dan tidak melakukan kecurangan demi mendapatkan gol.

    tidak menyalahkan atau memarahi teman satu tim karena melakukan kesalahan.

    tetap menghormati pemain lawan dan wasit meskipun pertandingan sedang tidak berjalan sesuai harapan.

    terus berusaha mengejar skor dengan semangat, kerja sama, dan cara yang sportif.

    BalasHapus
  11. Chantika Diwokumala Jelimahfi 10.6 hadir
    1. Hubungan Usaha Meningkatkan Kebugaran Jasmani Sepak Bola dengan Membentuk Karakter "Mukmin yang Kuat"

    Berdasarkan Hadis Muslim yang berbunyi: Orang mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada orang mukmin yang lemah ini bukan hanya soal kekuatan badan saja, tapi kekuatan lahir dan batin sekaligus.

    Dalam sepak bola, kita berlatih terus-menerus supaya tubuh bugar, kuat, dan tahan lama bermain. Proses latihan itu tidak mudah harus rajin, disiplin, sabar, berjuang, tidak mudah menyerah meski lelah atau jatuh. Nah, sifat-sifat yang tumbuh dari latihan fisik inilah yang juga membentuk karakter kita:

    - Kekuatan fisik kita jadi sehat, kuat, mampu beramal dan beribadah dengan baik tanpa terhalang sakit atau lemah.
    - Disiplin & ketekunan terbiasa berusaha maksimal, menghargai waktu, menjaga janji, juga taat aturan.
    - Semangat pantang menyerah belajar menghadapi kesulitan, berjuang sampai akhir, tidak gampang putus asa.
    - Tanggung jawab & kerja sama → sadar diri ada peran, saling bantu, menjaga kebersamaan.

    Jadi kebugaran jasmani yang kita bangun lewat sepak bola itu satu jalan untuk membentuk pribadi yang kuat secara lahir dan batin, sesuai makna "Mukmin yang kuat" kuat badan, kuat iman, kuat kemauan, dan berguna untuk sesama serta jalan beribadah kepada Allah SWT.

     

    2. Contoh Tindakan Nyata Prinsip Fair Play Saat Tertinggal Skor

    Fair play berarti bermain jujur, menghargai aturan, lawan, wasit, dan sesama pemain — apa pun posisi skornya. Berikut contoh nyatanya:

    Contoh 1 : Tetap bermain bersih, tidak melakukan pelanggaran kasar, tidak menjatuhkan lawan dengan sengaja, tidak mencaci atau memancing emosi lawan meskipun sedang tertinggal dan ingin cepat mengejar skor. Tetap berusaha lewat kemampuan sendiri sesuai aturan.

    Contoh 2 : Tetap menghargai keputusan wasit apa pun itu, tidak protes berlebihan, tidak marah-marah. Juga tetap bersikap sopan misalnya mengulurkan tangan membantu lawan yang terjatuh, tetap berjuang dengan sportif sampai peluit akhir berbunyi tanpa mengeluh atau menyerah dengan sikap buruk.

    BalasHapus
  12. rahmanda iqbal X.6 Hadir

    1. Korelasi Usaha Meningkatkan Kebugaran Jasmani dalam Sepak Bola dengan Pembentukan Karakter "Mukmin yang Kuat"

    Hadis menyebutkan: "Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah."

    Hubungannya:

    - Melalui latihan sepak bola, kita melatih kekuatan fisik, ketangkasan, dan daya tahan tubuh. Tubuh yang sehat dan kuat adalah amanah dari Allah yang harus dijaga.
    - Kekuatan fisik ini bukan semata-mata untuk mengejar kemenangan, tetapi sebagai sarana beribadah — menjadi mukmin yang tangguh, tidak mudah menyerah, sabar, dan tekun dalam berusaha.
    - Kebugaran jasmani yang baik mendukung kebugaran rohani, sehingga kita lebih mampu beribadah, beramal, dan bermanfaat bagi sesama. Semangat berlatih mencerminkan sikap tidak merasa lemah, senantiasa berikhtiar dan bertawakal kepada Allah.

     

    2. Contoh Tindakan Nyata Prinsip Fair Play saat Tertinggal Skor

    1. Tetap bermain jujur dan tidak curang — tidak melakukan pelanggaran kasar, tidak berpura-pura jatuh untuk memancing keputusan wasit, dan tetap bermain sesuai aturan meskipun skor tertinggal.

    2. Menghormati keputusan wasit dan lawan — tidak memprotes dengan kasar, tidak menghina lawan, tetap berjuang dengan semangat sportif, dan bersabar sambil terus berusaha memperbaiki permainan untuk mengejar ketertinggalan.

    BalasHapus
  13. 1.Hubungan nyata antara kebugaran jasmani dalam sepak bola dan pembentukan karakter Mukmin yang kuat didasarkan pada Hadis riwayat Muslim yang menyatakan: "Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada Mukmin yang lemah..."

    2.Mengakui Pelanggaran Secara Jujur: Tetap mengakui dengan sportif jika melakukan pelanggaran terhadap pemain lawan, serta segera meminta maaf tanpa melakukan protes berlebihan kepada wasit meskipun waktu pertandingan sisa sedikit.Membantu Pemain Lawan yang Cedera: Tetap menunjukkan rasa kemanusiaan dengan membantu membangunkan atau memberikan pertolongan pertama kepada pemain lawan yang terjatuh atau mengalami kram, alih-alih menuduh mereka sengaja mengulur-ulur waktu.

    BalasHapus
  14. Cantikha Aqila sakhi 10.6
    Dengan latihan kebugaran di sepak bola, tubuh jadi sehat dan kuat. Tubuh yang kuat ini kita gunakan untuk ibadah lebih semangat dan bermanfaat bagi orang lain. Jadi olahraga adalah ikhtiar menjadi mukmin yang kuat jasmani dan rohani.

    2. 2 Contoh fair play saat tertinggal skor
    1. Tidak bermain kasar
    Tetap jaga emosi, tidak menendang atau menarik lawan dengan sengaja.
    2. Bersikap jujur dan sportif
    Contoh: Mengakui bola keluar kaki sendiri, atau menendang bola keluar saat lawan cedera.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Neysa olivia efendi x.6 hadir

      jawaban no 1 :

      Berdasarkan hadis riwayat Imam Muslim, Rasulullah SAW bersabda: “Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada Mukmin yang lemah, dan pada keduanya ada kebaikan...”Korelasi nyata antara usaha meningkatkan kebugaran jasmani dalam sepak bola dengan pembentukan karakter "Mukmin yang kuat" dapat dilihat dari aspek fisik, mental. contohnya seperti

      • Kekuatan Fisik untuk Ibadah dan Kemaslahatan
      • ⁠Pembentukan Disiplin dan Tanggung Jawab
      • ⁠Ketahanan Mental dan Pantang Menyerah
      • ⁠Kerja Sama dan Menekan Ego (Ukhuwah)

      jawabn no 2 :

      • Melarang rekan setim melakukan diving atau mengulur waktu secara tidak sah. Mengajak dan menegur rekan satu tim untuk tetap bermain bersih tanpa menjatuhkan diri dengan sengaja (diving) demi mendapatkan penalti atau tendangan bebas instan.
      • Menerima keputusan wasit tanpa protes berlebihan. Tetap menghormati setiap keputusan wasit (seperti kartu merah untuk tim Anda atau keputusan offside) dengan lapang dada tanpa melakukan konfrontasi fisik atau verbal yang agresif, meskipun keputusan tersebut memperkecil peluang tim Anda untuk menyamakan kedudukan.

      Hapus
  15. nama:sandi
    kelas:X6

    1. Usaha meningkatkan kebugaran jasmani dalam sepak bola berkaitan dengan pembentukan karakter “Mukmin yang kuat” karena tubuh yang sehat dan kuat membantu seseorang menjalankan aktivitas dengan baik. Selain kuat secara fisik, seorang Mukmin juga harus memiliki mental, disiplin, kerja keras, dan semangat yang kuat dalam menghadapi tantangan.
    2. Contoh tindakan nyata yang mencerminkan fair play saat tim tertinggal skor:
    Tetap bermain jujur dan tidak melakukan kecurangan atau tindakan kasar kepada lawan.
    Menghormati keputusan wasit dan tetap menghargai lawan meskipun sedang kalah.
    Tidak melakukan provokasi dan tetap menjaga sportivitas sampai pertandingan selesai.

    BalasHapus
  16. M.Kean Al Farabi x6 hadir


    1. Hadis Muslim yang menjelaskan bahwa “mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah” memiliki korelasi dengan usaha meningkatkan kebugaran jasmani dalam sepak bola. Latihan sepak bola seperti berlari, latihan kekuatan, dan meningkatkan daya tahan tubuh dapat membuat tubuh menjadi lebih sehat dan kuat. Kekuatan fisik tersebut juga membantu membentuk karakter seperti disiplin, kerja keras, pantang menyerah, percaya diri, dan mampu bekerja sama dengan orang lain. Jadi, kebugaran jasmani tidak hanya membuat tubuh lebih kuat, tetapi juga membantu membentuk pribadi seorang mukmin yang kuat secara fisik dan mental.
    2. Contoh tindakan nyata yang mencerminkan prinsip fair play ketika tim sedang tertinggal skor:
    Tetap bermain dengan jujur dan tidak melakukan pelanggaran yang disengaja, seperti menjatuhkan lawan atau melakukan tindakan kasar untuk menghentikan serangan.
    Mengakui jika bola terakhir menyentuh tubuh sendiri dan keluar lapangan, meskipun keputusan tersebut merugikan tim.
    Tetap menghormati wasit dan pemain lawan serta tidak melakukan protes berlebihan karena frustrasi akibat tertinggal.
    Terus berusaha mengejar ketertinggalan dengan kerja sama dan permainan yang sportif, bukan dengan kecurangan.

    BalasHapus
  17. Citra Wulandari X.6 hadir

    1.Korelasi Usaha Meningkatkan Kebugaran Jasmani dalam Sepak Bola dengan Pembentukan Karakter "Mukmin yang Kuat"
    Hubungan atau korelasinya sangat erat dan bersifat nyata, baik secara fisik maupun mental. Hal ini sejalan dengan Hadis Riwayat Muslim yang berbunyi: "Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada Mukmin yang lemah, dan pada masing-masing ada kebaikan..."
    Berikut adalah penjelasan korelasi nyatanya:
    • Pengamalan Sunah melalui Fisik yang Prima: Sepak bola adalah olahraga yang menuntut daya tahan, kekuatan, dan kecepatan. Usaha keras untuk melatih kebugaran jasmani agar bisa bermain sepak bola dengan baik secara langsung membentuk fisik yang tangguh. Fisik yang kuat dan sehat ini merupakan modal utama seorang Mukmin agar tidak mudah sakit dan optimal dalam menjalankan ibadah (seperti shalat, puasa, dan haji) serta bekerja mencari nafkah.
    • Pembentukan Karakter Pantang Menyerah (Mujahadah): Proses meningkatkan kebugaran jasmani membutuhkan disiplin tinggi, latihan rutin yang berat, dan konsistensi. Perjuangan melawan rasa malas dan lelah di lapangan sepak bola ini melatih jiwa seorang Mukmin untuk memiliki karakter tangguh, sabar, tekun, dan pantang menyerah dalam menghadapi ujian hidup.
    •Kekuatan Mental dan Kontrol Diri: Mukmin yang kuat tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga kuat dalam mengendalikan hawa nafsu. Latihan fisik yang disiplin dalam sepak bola mengajarkan regulasi diri dan menahan emosi saat lelah, yang merupakan cerminan dari kekuatan mental seorang Muslim yang sesungguhnya.

    2.Contoh Tindakan Nyata Prinsip Fair Play saat Tim Tertinggal Skor
    Ketika tim sedang berada dalam posisi kalah atau tertinggal skor, emosi pemain cenderung tidak stabil. Di sinilah penerapan fair play diuji. Berikut adalah minimal 2 contoh tindakan nyatanya di atas lapangan:
    * Tetap Menghormati Keputusan Wasit tanpa Melayangkan Protes Berlebihan: Meskipun waktu pertandingan semakin sempit dan tim sedang tertinggal, pemain tidak mencari-cari kesalahan wasit atau melakukan protes keras yang agresif jika ada keputusan yang dirasa merugikan.
    Menerima keputusan dengan lapang dada menunjukkan kedewasaan dan sportivitas.
    * Tidak Sengaja Mencederai Lawan atau Bermain Kasar akibat Frustrasi: Pemain tetap melakukan perebutan bola secara bersih berdasarkan regulasi permainan. Mereka tidak melancarkan tekel berbahaya, menarik baju, atau melakukan tindakan provokatif/kekerasan fisik kepada pemain lawan yang sedang unggul demi melampiaskan rasa kesal.
    * Membantu Pemain Lawan yang Terjatuh atau Mengalami Cedera: Jika ada pemain lawan yang terjatuh atau mengalami kram otot, pemain tetap menunjukkan rasa kemanusiaan dengan membantu membangunkan atau segera membuang bola keluar lapangan (clearance) agar tim medis bisa masuk, meskipun hal tersebut akan memotong waktu pertandingan yang sedang krusial bagi timnya.

    BalasHapus
  18. akhtar Sani X.6 hadir

    1.Berdasarkan hadis Muslim tentang “Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah”, usaha meningkatkan kebugaran jasmani dalam sepak bola dapat membentuk karakter mukmin yang kuat. Dengan tubuh yang sehat dan bugar, kita dapat lebih disiplin, pantang menyerah, bekerja sama, serta mampu menjalankan ibadah dan aktivitas sehari-hari dengan baik. Dalam sepak bola, kebugaran juga melatih kesabaran, tanggung jawab, dan semangat untuk terus berusaha.
    2. Contoh tindakan nyata yang mencerminkan prinsip fair play saat tim tertinggal skor:
    •Tetap bermain dengan jujur dan sportif, tidak melakukan kecurangan atau sengaja mencederai lawan.
    •Menghargai keputusan wasit dan tidak melakukan protes secara berlebihan.
    •Tetap menghormati lawan, meskipun sedang berusaha mengejar ketertinggalan.
    •Memberikan semangat kepada teman satu tim dan tidak menyalahkan teman ketika melakukan kesalahan.

    BalasHapus
  19. Naura Ghasani Ayasha x.6 hadir

    1.Korelasi kebugaran jasmani dengan karakter “Mukmin yang kuat”

    Usaha meningkatkan kebugaran jasmani dalam sepak bola melatih tubuh agar kuat, sehat, dan mampu menghadapi aktivitas fisik. Hal ini sejalan dengan hadis Muslim yang menjelaskan bahwa “Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada Mukmin yang lemah.” Kekuatan tersebut tidak hanya berupa fisik, tetapi juga mencakup kekuatan mental, disiplin, dan semangat. Dalam sepak bola, latihan rutin dan menjaga kebugaran dapat membentuk sikap disiplin, pantang menyerah, serta bertanggung jawab.

    2.Contoh tindakan fair play saat tertinggal skor:

    -Tetap bermain jujur dan tidak melakukan pelanggaran atau kecurangan dengan sengaja untuk mengejar skor.
    -Menghormati lawan dan wasit, misalnya menerima keputusan wasit dengan sportif dan membantu pemain lawan jika mengalami kesulitan.
    -Tetap semangat berusaha mencetak gol tanpa menyalahkan teman satu tim

    BalasHapus
  20. puan zalfa yusri ramadhani,hadir pakk

    1.Korelasi kebugaran jasmani dengan karakter “Mukmin yang kuat”
    Berdasarkan hadis Muslim, “Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada Mukmin yang lemah...”. Dalam sepak bola, meningkatkan kebugaran jasmani melalui latihan fisik, seperti berlari, latihan kekuatan, dan menjaga stamina, membuat tubuh menjadi lebih kuat dan mampu bermain dengan maksimal. Hal tersebut juga melatih disiplin, kerja keras, ketekunan, tanggung jawab, dan pantang menyerah. Jadi, kebugaran jasmani tidak hanya membuat tubuh kuat, tetapi juga membantu membentuk karakter seorang mukmin yang kuat secara fisik dan mental.

    2.Contoh tindakan fair play saat tim tertinggal skor:
    Tetap bermain dengan jujur dan sportif, tidak melakukan pelanggaran dengan sengaja atau mencurangi lawan meskipun ingin mengejar ketertinggalan.
    Menghormati lawan dan keputusan wasit, serta tidak marah atau melakukan tindakan kasar ketika keputusan tidak sesuai dengan keinginan tim.
    Tetap menyemangati dan bekerja sama dengan teman satu tim tanpa saling menyalahkan.

    BalasHapus
  21. Dalam sepak bola, seseorang juga dilatih untuk disiplin dalam berlatih, bekerja sama dengan tim, bertanggung jawab, percaya diri, dan tidak mudah menyerah. Hal tersebut sesuai dengan ajaran Islam bahwa seorang mukmin harus berusaha menjadi pribadi yang kuat, baik secara fisik maupun mental.

    2. Contoh Tindakan Fair Play saat Tertinggal Skor
    Menerima Keputusan Wasit
    Tidak menyalahkan teman
    Tetap menghormati lawan setelah pertandingan

    BalasHapus
  22. nama:adhe ula firdaus
    kelas:x.6
    1. soal no 1
    Hadis Muslim mengajarkan bahwa mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah. Dalam sepak bola, usaha meningkatkan kebugaran jasmani melalui latihan kekuatan, daya tahan, dan kelincahan membantu tubuh menjadi lebih sehat dan mampu beraktivitas dengan baik. Latihan yang rutin juga membentuk karakter disiplin, kerja keras, pantang menyerah, dan tanggung jawab. Jadi, kebugaran jasmani tidak hanya membuat tubuh kuat, tetapi juga melatih mental dan akhlak agar menjadi mukmin yang kuat secara fisik dan karakter.
    2. soal no 2
    Tetap menghormati lawan dan tidak melakukan pelanggaran dengan sengaja karena emosi.
    Mengakui jika bola terakhir menyentuh kaki sendiri sebelum keluar lapangan, meskipun keputusan tersebut merugikan tim.
    Tetap menyemangati teman satu tim dan berusaha mengejar ketertinggalan dengan cara yang jujur, tanpa mengejek atau menyalahkan pemain lain.

    BalasHapus
  23. raqilla abiyyu absen 25 hadir pak
    1 Asesmen

    Sepak bola adalah olahraga yang dimainkan oleh dua tim, masing-masing terdiri dari 11 pemain.Tujuan utama permainan adalah mencetak gol sebanyak-banyaknya ke gawang lawan. Teknik dasar sepak bola meliputi menendang, menghentikan, menggiring, dan menyundul bola.Pertandingan sepak bola normal berlangsung selama 2 × 45 menit dengan waktu istirahat 15 menit.
    2
    Korelasi antara usaha meningkatkan kebugaran jasmani dalam sepak bola dengan pembentukan karakter “Mukmin yang kuat” adalah bahwa latihan sepak bola dapat membuat tubuh menjadi lebih sehat, kuat, dan bugar. Selain itu, latihan secara rutin juga melatih kedisiplinan, kerja keras, kesabaran, tanggung jawab, dan pantang menyerah.Hal tersebut sesuai dengan karakter seorang mukmin yang kuat, yaitu memiliki kekuatan fisik dan mental serta tetap berusaha melakukan kebaikan. Jadi, menjaga kebugaran melalui olahraga sepak bola tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan tubuh, tetapi juga membantu membentuk karakter dan mental yang kuat.

    BalasHapus
  24. hadir pak



    1. Korelasi kebugaran jasmani dengan karakter “Mukmin yang kuat”

    Meningkatkan kebugaran jasmani melalui sepak bola dapat membentuk karakter “Mukmin yang kuat” karena olahraga membuat tubuh lebih sehat dan bugar. Selain itu, latihan sepak bola melatih disiplin, kerja keras, tanggung jawab, kesabaran, dan pantang menyerah. Tubuh dan mental yang kuat dapat membantu seseorang menjalankan ibadah dan melakukan kegiatan yang bermanfaat dengan lebih baik.

    2. Contoh tindakan fair play ketika tim tertinggal

    1. Tetap bermain jujur dan sportif, tidak melakukan kecurangan, diving, atau pelanggaran yang disengaja untuk mengejar skor.


    2. Menghormati keputusan wasit dan tidak melakukan protes berlebihan meskipun keputusan tersebut merugikan tim.


    3. Tetap bekerja sama dan menyemangati anggota tim meskipun sedang tertinggal.


    4. Menghentikan permainan ketika ada pemain yang cedera, meskipun tim sedang melakukan serangan.


    BalasHapus
  25. Tristan Aufadhil Hadirr Hadis Muslim yang dipelajari mengajarkan mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah. Dalam sepak bola, usaha meningkatkan kebugaran jasmani seperti latihan kekuatan, daya tahan, kecepatan, dan kelincahan membuat tubuh lebih kuat dan mampu bermain dengan baik. Hal ini juga melatih disiplin, ketekunan, tanggung jawab, dan pantang menyerah, sehingga kekuatan fisik dapat mendukung pembentukan karakter seorang mukmin yang kuat.
    Contoh tindakan fair play ketika tim tertinggal:
    Tetap menghormati lawan dan wasit, tidak melakukan pelanggaran dengan sengaja atau berkata kasar karena emosi.
    Mengakui jika melakukan pelanggaran atau bola keluar, meskipun keputusan tersebut dapat merugikan tim sendiri.
    Tetap berusaha dengan sportif sampai akhir pertandingan, tanpa melakukan kecurangan untuk mengejar ketertinggalan.

    BalasHapus
  26. hadir pak
    m.adila x.6
    Jawab1 :
    Hadis Muslim berbunyi: _"Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah"_
    Korelasinya adalah: Dengan meningkatkan kebugaran jasmani melalui latihan sepak bola, tubuh kita menjadi sehat, kuat, dan tidak mudah sakit. Tubuh yang kuat akan memudahkan kita beribadah dengan khusyuk, membantu orang lain, dan berjuang di jalan Allah. Dalam sepak bola, kebugaran jasmani membuat kita bisa bermain maksimal, disiplin, pantang menyerah, dan memiliki mental juara. Jadi, menjaga kebugaran jasmani lewat olahraga seperti sepak bola adalah salah satu cara membentuk karakter "Mukmin yang kuat" secara fisik dan mental.


    Jawab2 :
    1. Tidak melakukan pelanggaran sengaja / tidak bermain kasar
    Meskipun tertinggal skor dan emosi, tetap bermain dengan sportif, tidak menendang, menarik baju, atau menyikut lawan dengan sengaja.
    2. Mengakui bola keluar dan tidak berbohong kepada wasit
    Contohnya: ketika bola menyentuh tangan kita dan wasit tidak melihat, kita jujur mengakuinya. Atau saat bola keluar, kita tidak pura-pura bahwa itu lemparan

    BalasHapus
  27. Rahmah almumtahanah x6 hadir

    1. Korelasi kebugaran jasmani dalam sepak bola dengan karakter "Mukmin yang kuat"
    Sesuai Hadis Riwayat Muslim, “Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada Mukmin yang lemah.”
    Korelasinya adalah ketika kita rajin latihan fisik dan menjaga kebugaran saat bermain sepak bola, kita melatih tubuh jadi sehat, kuat, dan enggak gampang sakit. Tubuh yang fit bakal ngebantu kita lebih maksimal dalam beribadah (seperti sholat dan puasa) serta kuat dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Selain itu, proses latihannya juga membentuk mental yang disiplin, pantang menyerah, dan tangguh—hal utama dari karakter seorang Mukmin yang kuat.
    2. 2 Contoh tindakan fair play di lapangan saat posisi tertinggal skor
    Tetap bermain sportif tanpa emosi: Enggak melakukan tackle berbahaya atau pelanggaran sengaja/kasar ke pemain lawan cuma karena panik atau emosi gara-gara tertinggal angka.
    Respek ke lawan dan wasit: Tetap menghargai serta menuruti keputusan wasit tanpa protes berlebihan, dan mau membantu membuang bola ke luar lapangan (throw-in) jika ada pemain lawan yang terjatuh atau mengalami cedera.

    BalasHapus
  28. nama: adrean Ibrahim a.
    kelas: x 6
    1. Hadis Muslim mengajarkan bahwa mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah. Dalam sepak bola, usaha meningkatkan kebugaran jasmani melalui latihan kekuatan, daya tahan, dan kelincahan membantu tubuh menjadi lebih sehat dan mampu beraktivitas dengan baik. Latihan yang rutin juga membentuk karakter disiplin, kerja keras, pantang menyerah, dan tanggung jawab. Jadi, kebugaran jasmani tidak hanya membuat tubuh kuat, tetapi juga melatih mental dan akhlak agar menjadi mukmin yang kuat secara fisik dan karakter.
    2. Tetap menghormati lawan dan tidak melakukan pelanggaran dengan sengaja karena emosi.
    Mengakui jika bola terakhir menyentuh kaki sendiri sebelum keluar lapangan, meskipun keputusan tersebut merugikan tim.
    Tetap menyemangati teman satu tim dan berusaha mengejar ketertinggalan dengan cara yang jujur, tanpa mengejek atau menyalahkan pemain lain.

    BalasHapus
  29. Naysila syafitri 10.6 Hadir

    1. Usaha meningkatkan kebugaran jasmani dalam sepak bola sejalan dengan hadis tentang “Mukmin yang kuat”, karena tubuh yang sehat dan kuat membantu seseorang melakukan aktivitas dengan baik. Latihan sepak bola juga dapat membentuk disiplin, kerja keras, tanggung jawab, dan pantang menyerah.

    2. Contoh tindakan fair play ketika tim sedang tertinggal skor:

    * Tetap bermain dengan jujur dan tidak melakukan kecurangan atau tindakan kasar kepada lawan.
    * Tetap menghargai keputusan wasit dan pemain lawan meskipun sedang kalah.
    * Memberi semangat kepada teman satu tim dan tetap berusaha sampai pertandingan selesai.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nama Guru : Novi Andry Yansyah Mapel : Penjaskes Kelas : 11 IPS 3 K.D : 3.7 Menganalisa sistematika latihan ( pemanasan, inti latihan, pendinginan ) dalam aktivitas gerak berirama . Tujuan : Siswa dapat Menganalisa sistematika latihan ( pemanasan, inti latihan, pendinginan ) dalam aktivitas gerak berirama

Soal latihan untuk menghadapi sts kelas 10.1

GURU : Novi Andry Yansyah S.Pd MAPEL : Penjaskes KELAS : 12 IPS 2 MATERI : penyerangan dan pertahanan permainan voli